Kamis, 13 September 2018

Pengauditan


Pengauditan Laporan Keuangan

  Audit merupakan proses pengujian atas asersi/pernyataan berupa bukti-bukti untuk dilakukan pemeriksaan, yang kemudian hasil pengujiannya akan diberitahukan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Maka dari itu, dalam praktiknya suatu perusahaan perlu dilakukan audit pada laporan keuangan. Sebelum melakukan audit, bahwa asersi/pernyataan bisa diaudit apabila adanya standar sebagai acuan dari asersi/pernyataan tersebut.

Audit Laporan Keuangan bertujuan untuk menguji kewajaran laporan keuangan, dengan cara menguji:

          1.     Kesesuaian laporan dengan bukti                         pendukungnya, meliputi :
a) bukti pembukuan (Jurnal,Buku Pembantu, Buku Besar)
b)       bukti penguat
Bukti penguat berupa bukti transaksi dan bukti lain sebagai dasar pelaksanaan pembukuan.
2. Kesesuaian laporan dengan standar pelajaran yang berlaku (Standar Akuntansi Keuangan/SAK)
 
Prosedur Pengauditan

  Prosedur Pengauditan adalah langkah-langkah untuk pengujian audit. Prosedur audit bisa diterapkan untuk memahami dan menguji sistem pengendalian intern, dan menguji saldo akun pada laporan keuangan. Adapun macam-macam prosedur audit, yakni:

·  Analitis
Prosedur analitis merupakan kegiatan mempelajari dan membandingkan data dengan data lainnya yang memiliki hubungan. Prosedur analitis mencakup perhitungan rasio-rasio oleh auditor untuk membandingkan dengan rasio tahun lalu, dan data lain yang berhubungan. Tujuan utama prosedur analitis adalah mengindikasikan kemungkinan terjadinya salah saji dalam laporan keuangan, mengurangi pengujian rinci atas saldo, memahami bisnis klien, dan menetapkan kelangsungan hidup perusahaan. 

·  Inspeksi
Auditor dapat membuktikan keaslian dokumen dengan cara melakukan pemeriksaan secara mendalam atas dokumen catatan atau pemeriksaan fisik.

·  Konfirmasi
Mendapatkan informasi langsung dari sumber independent dari luar perusahaan.

·  Wawancara
Proses pengauditan dengan cara auditor melakukan wawancara langsung dengan klien atau pihak terkait.

·  Penghitungan
Melakukan perhitungan terhadap dokumen atau perhitungan fisik atas barang-barang berwujud.

·  Tracing
Penelusuran dokumen sumber melalui sistem akuntansi ke pencatatan akhir dalam catatan akuntansi.

·  Vouching
Kegiatan yang dilakukan untuk memeriksa kebenaran suatu bukti yang mendukung transaksi.

·  Observasi
Kegiatan pengamatan untuk membuktikan suatu masalah sebagai bahan pengamatan. 

·  Pengerjaan ulang (reperforming)
Audior melakukan pengerjaan ulang untuk meyakinkan bahwa pekerjaan yang dilakukan auditor sesuai dengan prosedur audit.

·  Teknik audit berbantuan komputer
Teknik audit dengan bantuan komputer dapat memudahkan auditor dalam melakukan proses audit.

Risiko Audit

1.    Risiko Bawaan 
      Risiko  bawaan adalah risiko terhadap  salah saji material dengan asumsi tidak  ada kebijakan dan prosedur struktur pengendalian internal. Risiko bawaan selalu ada dan tidak bisa dihindarkan.
2.    Risiko Pengendalian
      Risiko  salah saji material yang dapat terjadi, tidak dapat dideteksi dan dicegah  tepat pada waktunya. Risiko pengendalian ini bisa terjadi karena struktur pengendalian internal klien yang tidak efektif.
3.    Risiko Deteksi
      Risiko auditor ketika tidak dapat  mendeteksi salah saji material yang terdapat dalam suatu asersi.
4.    Risiko Pengauditan
      Risiko audit merupakan risiko auditor secara tidak sadar gagal untuk mengemukakan pendapatnya pada laporan keuangan salah saji material.


Kertas Kerja Audit

Kertas kerja audit adalah bukti tertulis yang dibuat oleh auditor sebagai hasil observasi dalam bentuk dokumen. Kertas kerja audit ini mampu menjelaskan proses audit secara sistematis yang berfungsi sebagai pendukung opini auditor.

Siklus Transaksi dalam Organisasi Bisnis

Siklus transaksi merupakan siklus akuntansi yang terjadi berulang-ulang. Siklus transaksi meliputi berbagai siklus bisnis. Siklus bisnis ini terdiri dari :

  1. Siklus Pendapatan
  2. Siklus Pengeluaran
  3. Siklus SDM atau Penggajian
  4. Siklus Konversi/produksi 
  5. Siklus Investasi Instrumen Keuangan 
  6. Siklus Pendanaan 


Pengauditan

Pengauditan Laporan Keuangan   A udit merupakan proses pengujian atas asersi/pernyataan berupa bukti-bukti untuk dilakukan pemeriksaan...